BERAKHIR SUDAH TRYOUT ASESMEN NASIONAL MURID KELAS DELAPAN, INI PENGALAMAN BERHARGA BUAT MEREKA

Humas ║ Penulis: Ato’ Farid ║Editor: Tristi Munawaroh ║Selasa, 19 Januari 2021

Parakan, Temanggung – Tryout Asesmen Nasional yang terdiri atas AKM, Survei Karakter, dan Survei Lingkungan Belajar Tahun Pelajaran 2020/2021 pada MTs Negeri 1 Temanggung telah berakhir. Kegiatan ini diawali dengan simulasi pada 15 Januari 2021 dan dilanjutkan dengan tryout pada 18-19 Januari 2021. Cakupan asesmen di hari pertama tryout meliputi asesmen literasi dan survei karakter. Sedangkan di hari kedua, cakupan asesmennya meliputi asesmen numerasi dan survei lingkungan belajar.

Kegiatan yang diikuti oleh 334 siswa kelas VIII ini dibagi dalam tiga sesi setiap harinya. Dalam hal ini, madrasah menyiapkan server dan siswa menggunakan perangkat milik masing-masing dari rumah. Kegiatan tryout asesmen yang dilaksanakan secara online ini dipantau dari dua laboratorium komputer madrasah. Dibidani oleh empat proktor yang terdiri atas Ali Tri Wahyudi, S.Kom, Yuli Imam Kurniawan, S.Pd., Zainal Makhasin, S.Kom., dan Alfaniza Firdaus, S.Si.

Telah dimaklumi bahwa Ujian Nasional (UN) Tahun 2021 dihapus. Dasar Penghapusan UN ialah Hasil Rapat Terbatas Pembahasan UN pada 24 Maret 2020. Alasan Penghapusan ialah Pandemi Covid-19 dengan Dasar Regulasi Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan Dalam Masa Darurat Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19). Pandangan BSNP tentang Asesmen Nasional bahwa Pasal 59 ayat 1 UU Sisdiknas : “Pemerintah dan Pemerintah Daerah melakukan evaluasi terhadap pengelola, satuan, jalur, jenjang dan jenis pendidikan”, bisa menjadi Dasar Pelaksanaan Asesmen Nasional. (link sumber)

APA ITU ASESMEN NASIONAL ?

Berikut sekelumit gambaran tentang Asesmen Nasional.

  1. Asesmen Nasional adalah program penilaian terhadap mutu setiap sekolah, madrasah, dan program kesetaraan pada jenjang dasar dan menengah. Informasi-informasi tersebut diperoleh dari tiga instrumen utama, yaitu Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), Survei Karakter, dan Survei Lingkungan Belajar.
  2. Asesmen Nasional perlu dilakukan untuk meningkatkan mutu pendidikan.
  3. Asesmen ini dirancang untuk menghasilkan informasi akurat untuk memperbaiki kualitas belajar-mengajar, yang pada gilirannya akan meningkatkan hasil belajar murid.
  4. Asesmen Nasional tidak menentukan kelulusan.
  5. Asesmen Nasional diberikan kepada murid bukan di akhir jenjang satuan pendidikan.
  6. Asesmen Nasional juga tidak digunakan untuk menilai peserta didik yang menjadi peserta asesmen di tiap satuan pendidikan.
  7. Asesmen Nasional akan diikuti oleh sebagian peserta didik kelas V, VIII, dan XI yang dipilih secara acak oleh Pemerintah. Hal ini terkait dengan tujuan dan fungsi Asesmen Nasional.
  8. Asesmen Nasional tidak digunakan untuk menentukan kelulusan menilai prestasi murid sebagai seorang individu. Pemilihan jenjang kelas V, VIII dan XI dimaksudkan agar murid yang menjadi peserta Asesmen Nasional dapat merasakan perbaikan pembelajaran ketika mereka masih berada di sekolah tersebut.
  9. Asesmen Nasional mengukur dua macam literasi, yaitu Literasi Membaca dan Literasi Matematika (atau Numerasi). Keduanya dipilih karena merupakan kemampuan atau kompetensi yang mendasar dan diperlukan oleh semua murid, terlepas dari profesi dan cita-citanya di masa depan.
  10. Asesmen Nasional tidak menggantikan peran UN dalam mengevaluasi prestasi atau hasil belajar murid secara individual.
  11. Asesmen Nasional menggantikan peran UN sebagai sumber infor­masi untuk memetakan dan mengevaluasi mutu sistem pendidikan. Ia sebagai alat untuk mengevaluasi mutu sistem.
  12. Asesmen Nasional akan menghasilkan potret yang lebih utuh tentang kualitas hasil belajar serta proses pembelajaran di sekolah.

APA ITU ASESMEN KOMPETENSI MINIMUM ?

Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) mengukur literasi membaca dan literasi matematika (numerasi) murid. Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) merupakan penilaian kompetensi mendasar yang diperlukan oleh semua murid untuk mampu mengembangkan kapasitas diri dan berpartisipasi positif pada masyarakat. Terdapat dua kompetensi mendasar yang diukur AKM yaitu literasi membaca dan literasi matematika (numerasi). Baik pada literasi membaca dan numerasi, kompetensi yang dinilai mencakup keterampilan berpikir logis-sistematis, keterampilan bernalar menggunakan konsep serta pengetahuan yang telah dipelajari, serta keterampilan memilah serta mengolah informasi. AKM menyajikan masalah-masalah dengan beragam konteks yang diharapkan mampu diselesaikan oleh murid menggunakan kompetensi literasi membaca dan numerasi yang dimilikinya. AKM dimaksudkan untuk mengukur kompetensi secara mendalam, tidak sekedar penguasaan konten.

Literasi membaca didefinisikan sebagai kemampuan untuk memahami, menggunakan, mengevaluasi, merefleksikan berbagai jenis teks tertulis untuk mengembangkan kapasitas individu sebagai warga Indonesia dan warga dunia dan untuk dapat berkontribusi secara produktif kepada masyarakat. Numerasi adalah kemampuan berpikir menggunakan konsep, prosedur, fakta, dan alat matematika untuk menyelesaikan masalah sehari-hari pada berbagai jenis konteks yang relevan untuk individu sebagai warga negara Indonesia dan dunia. Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) dirancang untuk menghasilkan informasi yang memicu perbaikan kualitas belajar-mengajar, yang pada gilirannya dapat meningkatkan hasil belajar murid. (link sumber)

  • NUMERASI, Level Pembelajaran 4 (Kelas 8) >> kunjungi
  • LITERASI TEKS FIKSI, Level Pembelajaran 4 (Kelas 7 & 8) >> kunjungi
  • LITERASI TEKS INFORMASI, Level Pembelajaran 4 (Kelas 7 & 8) >> kunjungi

APA ITU SURVEI KARAKTER ?

Survei Karakter mengukur sikap, nilai, keyakinan, dan kebi­asaan yang mencerminkan karakter murid. Survei Karakter mengukur hasil belajar emosional yang mengacu pada Profil Pelajar Pancasila dimana pelajar Indonesia memiliki kompetensi global dan berperilaku sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

APA ITU SURVEI LINGKUNGAN BELAJAR ?

Survei Lingkungan Belajar mengukur kualitas berbagai aspek input dan proses belajar-mengajar di kelas maupun di tingkat sekolah. Survei Lingkungan Belajar menggali informasi mengenai kualitas proses pembelajaran dan iklim sekolah yang menunjang pembelajaran, namun pertanyaan akan disesuaikan dengan perspektif respondennya.

Semoga bermanfaat, dan mari bersama lawan covid. (af_15.40)

Unduhan:

Sumber:

  • https://hasilun.puspendik.kemdikbud.go.id/akm/
  • https://hasilun.puspendik.kemdikbud.go.id/akm/frontpage/detail
  • http://ditpsd.kemdikbud.go.id/
  • https://pusmenjar.kemdikbud.go.id/
  • https://www.youtube.com/watch?v=ukNxwCtGzZU

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *