Kampanye Anti Bullying di Sekolah/Madrasah

sumber image

Mengingatkan adanya kasus perundungan (bullying) yang menyebabkan korban seorang siswa di SMPN 16 Malang, hingga dirawat di rumah sakit berbuntut panjang.
Artikel yang telah tayang dengan judul “Buntut Kasus Perundungan di SMPN 16 Malang, Kepala Sekolah hingga Guru Ditindak Tegas”.

Bahwa tindak kekerasan yang dilakukan di lingkungan satuan pendidikan maupun antar satuan pendidikan, dapat mengarah kepada suatu tindak kriminal dan menimbulkan trauma bagi peserta didik. Bahwa untuk meningkatkan penyelenggaraan pembelajaran yang aman, nyaman, dan menyenangkan perlu dilakukan upaya pencegahan, penanggulangan tindak kekerasan di lingkungan satuan pendidikan. Bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud, maka lahirlah  Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 82 Tahun 2015 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Tindak Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan.

Tindak kekerasan yang dimaksud adalah perilaku yang dilakukan secara fisik, psikis, seksual, dalam jaringan (daring), atau melalui buku ajar yang mencerminkan tindakan agresif dan penyerangan yang terjadi di lingkungan satuan pendidikan dan mengakibatkan ketakutan, trauma, kerusakan barang, luka/cedera, cacat, dan atau kematian.

Maksud  Pencegahan dan penanggulangan  tindak kekerasan di lingkungan satuan pendidikan adalah:

  1. Terciptanya kondisi proses pembelajaran yang aman, nyaman, dan menyenangkan,
  2. Terhindarnya semua warga sekolah dari unsur-unsur atau tindakan kekerasan,
  3. Menumbuhkan kehidupan pergaulan yang harmonis dan kebersamaan antar peserta didik atau antara peserta didik dengan pendidik, tenaga kependidikan, dan orangtua sertamasyarakat baik dalam satu satuan pendidikan maupun
    antar satuan pendidikan.

Tujuan Pencegahan dan penanggulangan tindak kekerasan di lingkungan satuan pendidikan adalah:

  1. Melindungi anak dari tindakan kekerasan yang terjadi di lingkungan satuan pendidikan maupun dalam kegiatan sekolah di luar lingkungan satuan pendidikan,
  2. Mencegah anak melakukan tindakan kekerasan di lingkungan satuan pendidikan maupun dalam kegiatan sekolah di luar lingkungan satuan pendidikan,
  3. Mengatur mekanisme pencegahan, penanggulangan, dan sanksi terhadap tindakan kekerasan di lingkungan satuan pendidikan yang melibatkan anak, baik sebagai korban maupun pelaku.

Sasaran dalam upaya pencegahan dan penanggulangan tindak kekerasan di lingkungan satuan pendidikan adalah:

  1. Peserta didik,
  2. Pendidik,
  3. Tenaga kependidikan,
  4. Orang tua/wali,
  5. Komite sekolah,
  6. Masyarakat,
  7. Pemerintah daerah, dan
  8. Pemerintah.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI menyediakan layanan pengaduan masyarakat melalui laman pengaduan berikut.

  1. http://sekolahaman.kemdikbud.go.id
  2. telepon ke 021-57903020, 021-5703303
  3. faksimile ke 021-5733125
  4. email ke [email protected]
  5. layanan pesan singkat ke 0811976929.

Mari ciptakan madrasah yang aman, nyaman, dan menyenangkan.

Semoga bermanfaat. (af_20.15)

Humas MTsN 1 Temanggung

  • Editor                     : ato’ farid
  • Diupload                : rabu, 12-2-2020

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *